Agu
29
2008

Siapa yang belum pernah kopdar? Ya. Bagi seseorang yang telah menyebut dirinya blogger, pasti sangat familiar dengan istilah kopdar atau kopi darat ini. Para blogger akan berkumpul di suatu tempat yang dirasa menarik seperti cafe dan sebisa mungkin ada fasilitas hotspotnya. Kebanyakan kopdar bersifat insidental atau pada momen-momen tertentu saja.
Tapi ada yang menarik dari sekumpulan blogger yang sering nongkrong di Bunderan HI atau lebih dikenal BHI. Para blogger BHI melakukan kopdar secara rutin setiap jumat malam. Bahkan karena saking rutinnya tiapĀ seminggu sekali di tempat yang sama melakukan kopdar, sampai-sampai tidak merasa bahwa itu adalah kopdar.
Meskipun bertempat di Bunderan HI yang telah menjadi ikon Jakarta dan dikelilingi mall serta hotel mewah, jangan harapkan mendapatkan fasiltas mewah di acara kopdar tersebut. Di sekitar Bunderan HI terdapat banyak cafe atau resto, tapi para blogger BHI lebih memilih lesehan di pelataran atau trotoar depan Plaza Indonesia. Kalau haus atau sudah ngantuk, blogger tinggal pesan kopi atau teh kepada simbok penjual minuman kopi yang ada di situ. Menginginkan fasilitas hotspot? Sayang sekali di pusat kota Jakarta ini masih belum tersedia fasilitas hot spot. Untuk itu bawalah modem 3G atau sejenisnya jika ingin tersambung ke internet. Continue Reading »
Berbagi
Agu
25
2008

Dalam pengantarnya melalui telpon, Paman menyebut semua bukunya berukuran kira-kira 4×4x4. Saya tak menanyakan satuannya, lagi pula saya pikir itu sekedar ungkapan bahwa koleksi bukunya sangat banyak. Pikir saya, sepertinya sangat tak mungkin satuannya dalam meter. Mana mungkin koleksi pribadi sebanyak itu? Sangat mustahil bukan? Continue Reading »
Berbagi
Agu
19
2008

namanya yudhi aprianto. lahir dari rahim ibu yang asli ponorogo. alumni Alumni STM Telkom Sandhy Putra Malang Angkatan 5 ini sangat mendukung gerakan 1000 buku. sealumni dengan vivink ternyata.
setelah membongkar raknya, ia membagikan sebagian koleksinya untuk taman bacaan yang ada di cilacap dan jogja. harapannya buku itu bisa lebih bermanfaat, daripada buku-buku tersebut kesepian tak tersentuh lagi.
dari rumahnya di cilebut, ia menenteng enam buku buku ke kantornya di buncit. yudiapr yang juga mengelola sarikata.com ini mempersembahkan bukunya untuk mereka yang tak punya buku. sehingga dia sengaja memilih buku-buku koleksi terbaiknya. salah satunya adalah karlmay:dan damai di bumi.
selanjutnya dari buncit, supri yang akan membawanya ke markas gerakan 1000 buku di kebon kacang. 
Berbagi
Agu
19
2008

Bahkan Seorang Presidenpun turut menghimbau..
Berbagi
Agu
17
2008
Segenap team dari Gerakan Kumpul 1000 Buku mengucapkan “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63″.
Semoga masih ada setitik semangat nasionalis yang tersisa di relung hati. Dengan semangat itu, kita bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa. Salah satu kontribusi penting adalah “Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Bagaimana cara menderdaskan bangsa? Buku adalah salah satu jawabannya. Dengan membaca buku, maka wawasan akan semakin luas, informasi semakin kaya, ilmu-ilmu baru akan semakin banyak diperoleh.
Kita sebagai blogger ataupun pengguna internet pada umumnya tentu juga ingin memberikan kontribusi itu. Jika hati Anda terketuk untuk ikut menyumbangkan buku, silahkan kontak kami. Sampai saat ini, sumbangan buku yang terkumpul sejumlah 243 buku dari 8 donatur. Data selengkapnya bisa Anda baca di Halaman Data Buku. Sudah banyak yang berminat untuk menyumbangkan buku, tapi kami maklum karena setiap orang memiliki kesibukan sendiri-sendiri.
Jumlah tersebut juga cukup membanggakan kami karena pengumpulan tersebut baru berjalan satu minggu. Dari satu minggu itupun, waktu yang paling efektif adalah Jumat malam karena di malam tersebut, blogger BHI berkumpul di bunderan HI, tepatnya di depan Plaza Indonesia. Kepada donatur yang telah menyumbangkan bukunya, kami mengucapkan terima kasih. Dan bagi yang berniatĀ untuk menyumbang buku, kami akan selalu menantikan kehadiran Anda 
Berbagi