Sep 18 2008

Semangat Berbagi dari WIKA

Published by pitik at 8:55 am under Donasi Buku, opini

pengumuman-1000buku.JPG

 Berawal dari browsing di internet, Mas Rizkan (pakai z, bukan s) Firman menemukan Gerakan Kumpul 1000 buku yang digagas BHI. Ia mengaku langsung tertarik dengan program tersebut karena dianggapnya se-visi dengan program sosial WIKA (Wijaya Karya) –BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan enjiniring.  Mas Rizkan adalah salah satu Manajer di WIKA Realty  –anak Perusahaan WIKA yang khusus menekuni bidang perumahan dan permukiman.

”Wah ini bagus juga. Program 1000 buku. Ada dagdigdug-nya juga,” cerita Mas Rizkan ketika berbincang dengan saya di gedung WIKA II Jll. DI Panjaitan Kav 3-4 Cawang Jakarta Timur.

Menurut Mas Rizkan, secara berkala manajemen Gedung WIKA I dan WIKA II memang membuat kegiatan sosial yang bisa melibatkan keterikatan emosional antara pengelola dengan tenant (pengguna) gedung. ”Biasanya kita berhubungan untuk operasional saja ketika ada complain kerusakan, keamanan, house keeping, dan cleaning service. Dengan program sosial berskala kecil yang melibatkan semua, ikatan emosional akan terbangun.”

Kata Mas Rizkan, niat untuk bikin program pengumpulan buku bekas itu muncul saat dia teringat tahun lalu ada program serupa sempat disiarkan di salah satu radio. ”Saya browsing untuk melihat apa masih ada program seperti itu. Ternyata ketemu program 1000 buku.”

Tertarik untuk terlibat, Mas Rizkan langsung menghubungi CEO Program 1000 Buku Prof.Dr. Taufik Kusetyohadi Hadik a.k.a pitik, yang meski otaknya mesum, dikenal cerdas dan tangkas. ”Respon Ketua anda bagus. Kita diberi ijin untuk menggunakan logo dan banner program seribu buku untuk dicetak ulang sebagai bahan sosialisasi di internal WIKA.”

Gayung bersambut, Mas Rizkan langsung bergerak cepat. Ia mencetak poster dan flyers Gerakan 1000 buku dan langsung disebar ke semua pengguna gedung WIKA, dari Direksi sampai OB.Dua box khusus untuk tempat pengumpulan buku untuk juga dibikin cepat. Box itu masing-masing ditempatkan di lobby Gedung WIKA I dan II yang tempatnya berdekatan. ”Kita mulai tanggal 8 September. Pagi saya tempel poster, 700-an flyer disebar, animonya luar biasa,” kata Alumnus Undip ini. Bahkan tidak hanya itu, gerakan 1000 buku juga diumumkan secara khusus melalui tv layar datar yang dipampang di lobby 2 gedung WIKA.

Dan memang benar, dalam beberap hari, Box tempat pengumpulan buku itu hampir penuh terisi buku. Saat saya berkunjung ke Gedung WIKA, ada beberapa pegawai cleaning service dan OB–sambil berdiri–terlihat asyik membaca buku sumbangan para tenant (ah…yang tenant? :D). ”Beberapa direksi WIKA berjanji akan menyumbang buku juga. Tapi mereka butuh waktu untuk bongkar-bongkar gudang di rumahnya,” jelas Mas Rizkan yang mengaku bukan blogger tapi suka membuka dan membaca tulisan blogger.

Pengumpulan buku di WIKA I dan II itu rencananya akan berakhir 25-26 September mendatang. Mas Rizkan berharap sumbangan buku itu bermanfaat bagi siapapun, terutama anak dan remaja yang kurang mampu membeli buku. Setelah semua buku terkumpul, Mas Rizkan siap mengirimkannya ke BHI atau bisa juga Pak Ketua Gus Pitik dkk mengambilnya ke Gedung WIKA  ”Silakan nanti disortir mana yang cocok untuk segmen pembaca anak-anak. Prinsip kami–seperti yang diumumkan dalam brosur–buku yang disumbang tidak mengandung SARA dan berbau pornografi.”

Oya…Mas Rizkan mengaku siap bekerja sama lagi jika BHI punya program kreatif selanjutnya. ”Dulu saya juga sempat bikin program sumbangan lele dumbo, konsepnya tidak jauh berbeda dengan Bloggers for Bangsari. Mungkin tahun depan teman-teman bisa bikin program pengumpulan mainan anak-anak–tentu yang menghibur dan mendidik. Kan banyak anak-anak kita di daerah tertinggal yang tidak mampu membeli mainan.”

Wah boleh juga usulnya.

Matur Tengkyu Mas.

 

(ditulis oleh seorang wartawan Indopost : yus wae)

5 Responses to “Semangat Berbagi dari WIKA”

  1. yudhion 18 Sep 2008 at 10:46 am

    kemajuan dari pak ketua : berani tampil di publik.

    Patut untuk dirayakan ! makan-makan!

  2. mikowon 18 Sep 2008 at 12:23 pm

    berani tampil di publik demi tujuan di 2009?

  3. ekoon 18 Sep 2008 at 4:28 pm

    good luck

  4. bangsarion 22 Sep 2008 at 9:21 am

    “Mungkin tahun depan teman-teman bisa bikin program pengumpulan mainan anak-anak–tentu yang menghibur dan mendidik.”

    ini tawaran yang menarik. gimana pak ketua?

  5. kwon 23 Sep 2008 at 10:01 am

    wow wika keren. eh mas rizkan.
    gbu
    :)

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply