Okt 22 2008
Delapan Kardus dari Karyawan WIKA
Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam, saat saya pulang ke kos malam itu. Saya langsung terbengong-bengong dengan tumpukan kardus yang ada di depan pintu. Semuanya delapan kardus besar-besar!
Memang siang sebelumnya, Juragan Gembul (dia yang menyambut para donatur) sempat memberi tahu tentang kedatangan buku ini. Tapi saya tak menduga akan sebanyak itu. Entah bagaimana caranya beliau dan para mas-mas itu membawanya kemari. Gang tempat kos saya itu sangat sempit dan hampir-hampir tak bisa dilalui mobil. Pastinya pekerjaan ini sulit dan melelahkan. Sungguh luar biasa dukungan dari WIKA itu. Continue Reading »



