Sep 13 2008

dua kardus buku dari nina mlandhing dan pustaka lebah

Published by fanabis under Uncategorized

nina-lebah.jpg

sabtu pagi (13/09/2008) pukul 08:30 waktu pasar minggu, seseorang menelepon menanyakan kabar gerakan 1000 buku. nina mlanding, perempuan yang blognya selalu membuat orang lapar itu akan menyumbangkan satu kardus buku anak-anak.

dari rumahnya di pamulang, banten jawa barat, ia mengendarai motor. rencana semula akan mengantar langsung buku itu ke “sekretariat gerakan 1000 buku” yang berada di kebon kacang. namun batal, motor pinjaman tetangganya itu akan segera dipakai pemiliknya.

akhirnya, dimampirkanlah buku itu ke tempat kerja saya di warung buncit.  ternyata ia tak hanya membawa satu kardus, namun dua. menurutnya satu kardus buku itu adalah hasil dari permintaanya ke pustaka lebah yang menerbitkan khusus buku anak.

menurut mba nina yang mengutip mbak eni, marketing  pustaka lebah tak bisa membantu program ini  sekaligus banyak.   namun secara bertahap.

kebanyakan buku yang disumbangkan kali ini komik petualangan si kancil, oliver twist  dan ada juga cerita kepahlawanan pangeran diponegoro, sultan agung dan jenderal sudirman.

sebenernya, masih menurut mba eni,  pak sundoro, ownernya kedepan masih akan menyumbang lebih banyak, namun belum sempat “menguras” gudangnya yang yang berkantor di pasar minggu.

karena terburu-buru, mba nina hanya bisa bercerita sebatas itu. begitu muatan motornya diturunkan ia langsung kabur. oh ya ia menitip salam kepada teman-teman lain yang mengurus gerakan keren ini.

terimakasih mba nina, mba eni juga pak sundoro. :)

5 responses so far

Sep 11 2008

pitik, sang ketua gerakan 1000 buku

Published by fanabis under Uncategorized

pitik-100buku.jpg

gerakan 1000 buku yang dimulai sejak bulan lalu, kini targetnya nyaris terlampaui. ini karena kebaikan teman-teman blogger yang telah  rela menyumbangkan buku nya. dan pak ketua pada project kali ini adalah hadik. biasa dipanggil pitik.

ide ini berawal ketika gembul, pengusaha angkringan ber-wifi dan zen, pemuja witwian, sedang merayakan malam. di sebuah tempat mereka menghabiskan banyak “air susu” yang membuatnya teler.

nah saat seperti itulah ide-idenya bermunculan berebut keluar dari tempurung kepalanya. sebenarnya ada dua ide yang mereka sampaikan malam itu. selain gerakan 1000 buku yang sekarang sedang berjalan, yang kedua adalah “ayo ngaji”.

namun sampai sekarang belum terlaksana. bisa kebayang kan kelak trio mesum, gembul, pitik dan endik misuh-misuh memakai bahasa arab?

moment pas itu datang. bulan oktober akan ada pesta bloger yang temanya :blogging for society. maka seluruh blogger bhi berembug mewujudkan program seribu buku. dan terpilihlah pitik sebagai ketua secara tak aklamasi. karena sebagian tak hadir, sebagian yang hadir juga tak menyimak.

pitik pun tak protes juga. dia malah kegirangan. karena tahu, dia akan memperoleh tugas yang paling ringan. karena di bhi memang berlaku, siapa yang usul, dialah pelaksananya di lapangan.

sehingga praktis pekerjaan pitik, sang ketua hanya cuap-cuap mengiyakan apa yang sudah diusulkan peserta. dan memang terbukti pada minggu, 10 agustus 2008 ia pamit, tidak ikut ke rumah golda yang akan menghibahkan seperpustakaan bukunya.

alasanya? sangat tak elegan: sakit perut.

beruntung mas hedi, ipul, mikow, yudhi, fitra, dahlia, mita membantu memilah, mengkardusi dan mengirimkan buku-buku itu ke apartemen ipoul di kebon kacang. kini apartemen itu nyaris penuh tumpukan kardus.

melihat kesungguhan usaha teman-teman, tak ayal pitik terharu juga. dan bisik-bisik ia akan mengganti ketakhadirannya itu dengan menyumbang duit yang banyak saja.  selain itu masih banyak donatur yang sudah konfirm akan menyumbang bukunya: kedutaan besar amerika salah satunya.

:) peace mannn!

11 responses so far

Sep 05 2008

75 Buku Anak-anak dari Adri dan Ghilman

Published by bangsari under Uncategorized

buku-adri-ghilman.jpg

 

 ”Pul, tuh ada buku lagi”, kata ibu kos kemarin sore.
“Iya bu. Saya ambil”
“Jual kiloan aja, dari pada menumpuk di kamarmu begitu. Lumayan tuh!”, saran Ibu kos.
Saya cuma cengir-cengir, menggerutu dalam hari: “Busyet dah. Orang Jakarta memang duit melulu yang dipikirin”.

Hore.. kiriman datang lagi. Saya cek pengirimnya, dari Adri dan Ghilman. Aha! Mengingat minat baca keluarga Nodos yang gila, kiriman ini pasti sangat layak.
Continue Reading »

6 responses so far

Sep 04 2008

buku buat anak-anak dan remaja

Published by pitik under Curhat Buku, Donasi Buku

perpus

setelah beberapa minggu berjalan dan sumbangan buku serta uang mulai masuk, program 1000buku mulai mengidentifikasi buku-buku tersebut. Dari data buku yang telah terkumpul, didapatkan fakta bahwa buku-buku hasil sumbangan saat ini  didominasi oleh bacaan umum. Sedangkan buku-buku untuk anak-anak dan remaja belum begitu besar jumlahnya.

Beberapa teman dari komunitas lain, -yang memerlukan sumbangan buku-, telah melakukan kontak dengan kami untuk berdiskusi tentang kebutuhan mereka dan ketersediaan buku dari gerakan 1000buku. Berdasarkan obrolan yang dilakukan, ternyata kebanyakan membutuhkan buku untuk anak-anak dan remaja.

Yang menjadi pertanyaan kemudian, bagaimanakah kriteria buku yang mempunyai segmentasi anak dan remaja? Saya sendiri susah untuk mengidentifikasi segmentasi untuk kelas anak-anak dan remaja. Secara kasar mungkin kriterianya adalah cerita yang mengandung tema persahabatan, memberi pengetahuan baru, mudah dimengerti dan yang pasti  memberikan hiburan dan tidak mengandung SARA maupun pornografi.

Nah, apakah sampeyan semua punya buku-buku yang seperti itu?ayo sumbangkan…

gambar diambil dari sini tanpa ijin.

5 responses so far

Sep 01 2008

Survey perpustakaan di Kecamatan Bergas-Kabupaten Semarang

Published by didut under Donasi Buku

Kali ini perjalanan saya dan Dendi membawa kaki kami ke Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang (berbeda dengan Kota Semarang). Desa Jatijajar dapat ditempuh kurang lebih 30-40 menit menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Semarang.
Kali ini kami ingin mensurvey kondisi buku dan perpustakaan swadaya lokal yang dibangun oleh masyarakat setempat dan juga ingin melihat kondisi sumbangan buku yang sebelumnya dikoordinasikan oleh loenpia.

SDN Diwak
Sebelum sampai di Desa Jatijajar, kami mampir ke Desa Diwak. Didesa ini saya mendapat informasi dari seorang teman yang sedang menjalankan KKN kalau kondisi perpustakaan SDN Diwak sangat memerlukan tambahan buku.

Kalau melihat kondisi perpusatakaannya, SDN Diwak bisa menjadi salah satu alternatif penyaluran buku-buku dari program 1000buku.

Kondisi perpustakaannya sangat menyedihkan dengan hanya 1 lemari dengan buku-buku yang juga sangat lusuh dan tidak mendorong anak-anak untuk membaca.

Continue Reading »

8 responses so far

« Prev - Next »